4 Hal Ini Perlu Kamu Tanyakan Pada Pasangan Yang Jaga Jarak

4 Hal yang Perlu Kamu Tanyakan Saat Pasangan Tampak Menjaga Jarak

Pasangan tampak berbeda dan menjaga jarak? Sikapnya juga mulai berubah dan kita tak tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi? Rasanya memang tak mengenakkan dan bikin dilema, ya .

Saat pasangan mulai tampak menjaga jarak, kita perlu menanyakan sejumlah hal untuk mencairkan hubungan dan membangun kembali komunikasi. Pastinya kita juga perlu mencari waktu yang tepat untuk memulai obrolan dan membangun kedekatan. Sebagai permulaan, coba tanyakan hal-hal ini padanya untuk memberitahunya bahwa kita masih peduli padanya.

“Bagaimana perasaanmu hari ini?”

Sebaiknya jangan langsung marah-marah padanya atau kesal pada sikapnya yang tampak menjaga jarak. Coba untuk perlahan-lahan memahami kondisinya. Tanyakan bagaimana perasaan dan suasana hatinya. Dengan begitu, dia akan merasa nyaman karena sudah diperhatikan. Ketika dia sudah mulai bercerita, tugas kita lah untuk menjadi pendengar yang baik untuknya.

“Bagaimana kalau kita jalan-jalan nanti?”

Saatnya untuk meluangkan waktu berdua dengannya. Jadwalkan kegiatan atau aktivitas yang bisa dilakukan bersama pasangan. Bisa dengan cara mencoba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Atau traveling ke suatu tempat untuk mendapat pengalaman baru. Tujuannya di sini adalah untuk kembali mendekatkan jarak antara dirimu dan pasangan.

“Apakah kamu masih mencintaiku?”

Kalau sekiranya waktunya sudah tepat, kamu bisa menanyakan hal ini padanya. Tanyakan apakah dia masih mencintaimu. Tapi sebenarnya pertanyaan ini hanya pembuka saja untuk membuatnya mau cerita lebih banyak. Kalau dia memiliki uneg-uneg atau hal-hal yang selama ini dipendam, dia bisa lebih mudah mengungkapkannya padamu.

“Kamu ingin aku melakukan apa?”

Buka hati dan perasaanmu lebih lebar lagi untuknya. Tanyakan padanya soal apa yang bisa kamu lakukan untuk membuat perasaannya lebih baik. Dari sini kamu juga bisa belajar untuk lebih memahami perasaan dan situasinya. Kadang seseorang menjaga jarak karena dia menyimpan sebuah keinginan tapi tak berani mengungkapkannya.

Yang tak kalah penting adalah membangun kembali komitmen yang pernah dibuat bersama. Kalau hubungan ingin tetap kuat dan bertahan perlu komitmen dan usaha yang keras dari masing-masing pasangan, bukankah begitu ?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Name and email are required